Translate

Selasa, 25 Desember 2012

Little Wish for Future


Telah lama aku merencanakan ini. Imajinasi yang dulu aku bangun di sela kehidupan masa kecilku. Ya. Masa kecil yang penuh dengan mimpi dan cita-cita yang tak masuk akal. Berkeliling dunia. Menginjakkan kaki di tiap penjuru nusantara Indonesia. Hingga akhirnya aku menemukan teman, sahabat atau bahkan sudah ku anggap sebagai keluargaku sendiri yang mempunyai mimipi sama denganku. Sahabat terbaik yang pernah aku temui di sepanjang perjalanan hidupku saat ini.


Tiket pesawat sudah kami pesan satu hari yang lalu. Perjalanan awal petualangan ini akan kami mulai di ujung barat Indonesia. Kota Sabang di ujung utara pulau sumatera, masih masuk Propinsi Aceh.


“Dari sabang sampai merauke, berjajar pulau pulau…” aku masih teringat sebait syair salah satu nasional yang dulu sering aku nyanyikan saat masih di taman kanak kanak. Hah! Hanya tinggal menghitung hari lagi karena kami harus menempuh penerbangan bersambung dari Semarang. Mataku berkaca membayangkan masa kecilku dulu. Ternyata lagu yang dulu aku nyanyikan, menjadi doa yang didengar Tuhan. Doa tulus dari anak kecil yang memimpikan impian besar mengelilingi Negara Indonesia yang katanya mempunyai pulau-pulau yang berjajar dari saban sampai merauke.


Persiapan mulai aku matangkan. Dari koordinasi dengan teman asal Aceh yang aku kenal lewat jejaring sosial , teman PMI yang bertugas di Kabupaten Sabang dan banyak lagi.


Beranggotakan 5 orang, kami mulai mematangkan program-program yang akan kami laksanakan di sepanjang perjalanan kami. Aku sudah mulai tak sabar menunggu hari penerbangan kami dan hari – hari kami berpetualang di penjuru Indonesia.

Tak ada kata yang bisa ku ungkapkan untuk mengungkapkan betapa kagumnya aku dengan teman-temanku. Sahabat yang akan mendampingi jejak langkah disepanjang petualanganku.

Terima Kasih Kawan . . . J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar